Menulis itu mengespresikan apa yang ada di jiwa, maka ungkapkanlah apa adanya!
Sebagian orang mungkin akan meragukan judul tulisan saya jika tanpa tanda baca.
Itulah mengapa sekalian pada akhir judul itu saya beri tanda tanya. Adalah
sebuah kewajaran jika Anda meragukannya, saya pun juga sama. Bagaimana menyusun
buku yang tulisannya berlembar lembar halaman dianggap semudah chating, menulis
satu paragraf saja ampun susahnya. Begitukan kata hati Anda?
Saya sendiri saja ,juga perlu mikir ekstra untuk bisa
membuat tulisan, fokus cari ide, ketemu ide mikir lagi dari mana ya memulainya.
Ketemu titik mulanya eh tengah tengah ngadat, mikir lagi , ketemu
sambungannya ternyata perlu berjam jam
tuk sekadar hasilkan tulisan 3-5 paragraf. Selesai nulis leganya luar biasa.
Benar- benar merasakan eforia bagaimana plongnya lolos dari rumitnya menulis,
kesimpulan saya menulis tidaklah mudah.
Lalu bagaimana
ceritanya tiba- tiba saya mengangkat judul yang sangat bertetangan dengan
pengalaman saya ? Rumusnya darimana? Mau tau aja apa mau tau banget? Kasih tau nggak ya? Ok buat yang mau tahu banget ayo lanjut
membacanya.
Judul tulisan ini saya copas _hanya ditambah tanda
tanya_dari materi Bimbingan Belajar Menulis di;pertemuan ke-21 , pada Jumat
malam 17 Juli 2020 lalu. Materi malam itu menurut saya sungguh istimewa.
Belajar menulis gratisan namun narsumnya adalah salah satu pemotivator top
Indonesia. yaitu Bapak Amir Faisal adalah Praktisi Bisnis dan konsultan marketing beberapa perusahaan Gogreen Industry. Certified on Creation of Enterprises, International Certified on Dynamic Coaching NLP (Neuro Linguistic Programming), lisenced from California, dengan Coach Syaiful Bahri dan Stefanus Izaac Tamsil, salah satu dari sembilan belas orang di seluruh dunia yang mendapat Lisenced dari Robert Dilt (Developer of The Original NLP), Certified on Persuassive Communication dari Ronny FR ( International Coach Lisenced of Richard Bandler), Certified on Basic Multiple Intelligence dan Certified on Quantum Learning by Bobbi DePorter. Selain menjadi Business Coach,
trainer / praktisi NLP, juga aktif di
Kadin Komite Timur Tengah serta menjadi Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat
Asprindo.

Hingga kini beliau sudah mempublish 14 buku yang diterbitkan
oleh Gramedia Group, Change, Farisma
Publishing dll. Jika pembaca ingin mengenal lebih dekat tentang beliau, inilah
contact Person yang bisa dihubungi : 08157698288 WA atau melalui E-mail : mrfaisal36@gmail.com, dan Fans Page
: Klik Trainer Amir Faisal pada modus pencari teman di Face Book.
Faisal Amir bukanlah sosok yang berlatarbelakang dunia tulis menulis ataupun dari dunia
pendidikan. Namun dia sejak awal adalah profesional marketing dari suatu
perusahaan selama 8 tahun lalu risain. Mendirikan perusahan sendiri juga sama 8
tahun lamanya. Merasa lelah dengan pekerjaan di perusahaan sendiri ia kemudian
putar haluan. Bekerja sebagai konsultan.
Dunia baru yang ditekuninya membuka kesadarannya, bahwa
jika ingin dikenal banyak orang secara
nasional maka ia harus melakukan personal branding. Salah satu cara personal
branding adalah melalui tulisan. Ia pun menulis sebuah buku, dan bukunya
langsung diterima di penerbitan skala nasional yakni Gramedia. Dalam kurun
waktu 2 bulan bukunya laris manis dan best seller. Dan benar saja dari Buku
pertamanya berjudul "Menyiapkan Anak Menjadi Juara " akhirnya beliau
di kenal masyarakat secara luas, dan karirnya sebagai konsultan kian melesat
cemerlang diundang berbagai kalangan untuk memberikan berbagai pelatihan.
Bagaimana Konsep Menulis Semudah chatingan?
Melalui vidieo you tube yang kedua Ia menceritakan bahwa
ketika sedang mengikuti pelatihan Leadership bersertifikat Internasional, teman
peserta perempuan, seorang Dr. Dosen Fakultas Psikologi menanyakan “Kenapa Anda
kelihatan begitu mudah menulis buku, dan bisa lolos di Gramedia, sedangkan saya
sudah berkali-kali mencoba menulis buku, tetapi selalu gagal?"
Dari sharing sang Dosen
itu akhirnya Pak Amir tahu bahwa si Dosen dalam menulisnya masih terkunkung
dengan berbagai penerapan aturan sebagaimana dunia akademisi yang digelutinya.
Seperti kajian teori ilmiah, khawatir tulisannya tidak mencerminkan jika
dirinya sebagai akademisi. Opsi yang sarankan
pada sang Dr itu adalah nulis atau fungsi akademisi? "Jika menulis yang
menjadi pilihan maka ubahlah mindset
Anda!"
Bongkar Minset Tak PD dalam menulis.
Berdasar sejarah penulisan sejak zamannya Aristoteles dkk,
para pujangga, menulis itu bagi mereka merupakan ekspresi jiwa, mengeluarkan
beban batin.
Menulis menghilangkan stres "free writting"
Kebebasan menulis, menulis tanpa tekanan tanpa ada hambatan apa pun. Lepaskan
pikiran anggapan menulis itu sulit! Ubahlah dengan minset bahwa menulis itu
gampang.
Praktikkan!
Manusia memiliki batang otak yang bisa terbuka dan tertutup
secara otomatis. Ketika ada tekanan syarat di batang otak akan menutup sebaliknya
jika happy akan terbuka. Demikian halnya dalam menulis jika kita happy
melalukannya maka tulisan yang dihasilkan akan lancar mengalir.
Manusia secara
kodrati sudah dilengkapi dengan syaraf kecerdasan linguistik baik secara oral
dan tulisan di tempat yang sama. Hanya saja manusia sering tidak mengoptimalkan
keduanya. Manusia cenderung mengotimalkan kecakapan linguistik melalui oral
atau berbicara.
Contoh ibu-ibu bisa memarahi panjang lebar suami , anak atau
membicarakan orang lain dengan kata-kata. Mulai sekarang stop kemarahan Anda lewat kata-kata, tapi
pindahkan ke tulisan/ gunakan jemari. Tuliskan segala rasa dan uneg uneg seperti
melakukan chatingan pada wa.
Maka mulai hari ini, menulislah melalui:
1. Ungkapkan hal hal negatif, seperti kemarahan, uneg
negatif pada seseorang
2. Ungkapkan hal hal positif atau kebaikan dari orang orang
dekat anda, suami, istri, anak, atau kawan - kawan Anda.
3.Tulislah impian Anda.
Tuliskan apa saja tentang impian Anda misalkan tahun
2025 menjadi penulis buku terkenal. Ekpresikan ke dalam tulisan Anda sedang melakukan aktivitas apa terkait kesuksesan itu.
Siapapun Bisa Jadi Penulis
Ya, semua orang bisa jadi penulis. Lakukan tips dibawah ini
:
1. Mulai
hari ini, Stop Copas, karena itu akan membunuh kreatifitas Anda dalam menulis.
2. Jika Anda makan tiga kali sehari, maka buatlah tulisan
minimal sehari juga tiga kali.
3. Tulis detik ini juga, apa yang ada di kepala Anda, misal
tulislah tulisan pendek dengan judul misalnya,
“Kenapa aku minder menulis
“Kenapa Aku Merasa
Bodoh dan Orang Lain Pintar?”
“Group WA Ini
Bikin Bete, Tapi Aku Butuh”
4. Upload Tulisan Anda Jika Anda yakin bisa menambah rasa
percaya diri dan Passion menulis Anda
5. Simpan dan Baca Sendiri jika tulisannya menekan dan membuat
Anda kurang percaya diri jika diupload, tetapi
sebaliknya bisa menghibur Anda.
Teruslah menulis dan jangan berhenti hingga gen myelin di
thalamus menyempurnakan Anda menjadi penulis andal. Hal itu secara alamiah akan
terjadi dengan sendirinya jika Anda sudah mencapai 10.000 jam terbang.
Demikian gambaran mengenai materi menulis buku semudah
chatingan bersama Bpk Faisal Amir. Semoga Manfaat. Selamat memraktikkan!
Penulis Husnul Hafifah
ASN Kemanag Kab. Bondowoso